Aku adalah seekor kucing yang hanya melintas depan rumahnya, dan terkadang bersantai diatas gentengnya. Suatu hari saat hujan membasahi bumi, kulihat ia seorang lelaki miskin membawa seekor anjing yang kehujanan dan lapar. Tetangga lelaki itu tertawa melihatnya dan berkata " kau saja sudah sulit untuk makan " lalu " aku tahu bagaimana rasanya kelaparan " ucap lelaki itu, dan anjing itu terlihat senang.
Ternyata Anjing itu memiliki kemampuan khusus, anjing tersebut memiliki penciuman yang peka. Dari nafas yang di keluarkan manusia anjing itu dapat mengetahui penyakit yang bersarang ditubuh manusia tersebut. Beberapa hari kemudian kulihat beberapa orang datang kerumah lelaki itu dan orang tersebut bertemu dengan anjing itu. "aku sudah periksa ke dokter, dan akhirnya aku operasi " ucap orang yang datang itu. "terima kasih telah menolong nyawaku " tambahnya " besok aku juga akan periksa ke rumah sakit ' ucap istri orang tersebut kepada anjing itu.
Gosip seputar anjing itu menyebar luas, terjadi antrian panjang dirumah laki-laki miskin itu. ku perhatikan dan berfikir, anjing itu... sejak kapan di panggil dengan sebutan "dokter".Dan laki-laki itupun entah sejak kapan bukan lagi "laki-laki miskin". selambar demi selembar uang telah terkumpul, dia memungut uang dari orang yang datang untuk dipriksa oleh "dokter", dan kehidupanya mulai mapan.
Kuperhatikan dia hidup bersenang-senang,sementara "dokter" terus melakukan pemeriksaan. "Tapi, apa maksudnya ini penipuan !" dengusku. Suatu pagi yang cerah " kembalikan uangku ! " seseorang berteriak "dokter mulai salah mendiagnosa ! setelah diperiksa aku baik-baik saja ! " "aku jadi keluar uang sia-sia ! " warga mulai komplain atas kesalahan "dokter" mendiagnosa, lelaki itu berkata "Salah kalian sendiri, mengapa percaya pada anjing ini " "dasar penipu ! " ucap salah satu warga."seenaknya sekali " fikirku.
hari demi hari kuperhatikan dan kulihat wajah anjing itu muram " belakangan ini kau kenapa pak dokter ? " tanyaku. lalu dokter itu menjawab " haahh..nguuk..nguuk..nguuk " dengan nafas yang terengah ia melanjutkan " aku salah menduga nafas manusia itu sebagai penyakit, aku mencium nafasku sendiri dalam keadaan sakit ".
Entah sejak kapan anjing itu sendiri yang terkena penyakit menakutkan, dan kemudian orang-orang mulai pergi. Semakin hari kondisi "dokter" semakin melemah dan lelaki itu tak perduli padanya yang tak menghasilkan apa-apa itu. Ternya memang benar manusia memang makhluk egois !. "kau bisa mati,Lho.." ucapku dan kemudian "dokter" menjawab "aku sudah bisa membuat orang lain senang. aku juga sudah membalas budiku pada orang yang memungutku. Aku sudah merasa puas " ucapnya terengah dan tersenyum. setelah itu "dokter" tak bisa bangun lagi.
Suatu hari laki-laki yang tak dikenal datang mengunjungi "dokter", laki-laki stengah baya datang dengan seorang gadis kecil. "syukurlah kami datang, lama tak jumpa. Masih ingat aku ? " tanyanya seraya jongkok membelai "dokter" yang sudah lemah "aku sudah pernah kau priksa, kau sudah menyelamatkan hidupku. kau penyelamat ayahku, kini giliran kami menolongmu" lanjutnya. dengan keadaan lemah "dokter" menatap orang itu dan menggoyangkan ekornya yang lemah. orang itu tersenyum kemudian menatap gadis kecil yang berada disampingnya.
Tak berapa lama kemudian seseorang keluar dari dalam rumah "siapa kalian ? jika kalian ada perlu denganya kalian harus bayar" ucapnya. "apa kau benar tuanya ? anjing ini salah diagnosa karena anjing ini sedang sakit " ucap pria itu. kemudian orang itu tersenyum meremehkan laki-laki yang datang itu. "aku dokter hewan, aku datang karena mendengar gosip bahwa "dokter' sakit " ucap pria itu kepada tuan pemilik "dokter".
Tak berapa lama warga yang mendengar keributan itu berdatangan."anjing ini milikku, kalau ada perlu kalian harus bayar !! " ia marah . gadis kecil yang berada disebelah pria itu menatapnya dan berkata "sepertinya hati paman sedang sakit,ya ? " lelaki itu terdiam mendengar perkataan si gadis kecil. Para penduduk mulai berteriak agar anjing itu ditolong "pak dokter, biar kami yang membayar biaya perawatanya " " kami sudah banyak ditolong oleh dokter " ucap beberapa orang warga.
Dengan sigap sang dokter membungkus anjing itu dengan handuk dan menggendongnya " aku tidak perlu mendapat biaya perawatan, ini bentuk balas budiku untuk dokter " ujarnya. Untuk terakhir kalinya "dokter" yang berada dalam pelukan dokter hewan itu menjilat lembut tangan laki-laki itu. laki-laki itu tersentak kaget kemudian ia berlutut lemas " dokter, tolong selmatkan anjing ini" pinta lelaki itu seraya terisak.
Kejadian itu, terlihat bagaikan "dokter" telah menyembuhkan penyakit hati laki-laki itu. Aku tersenyum menatapnya "kau sungguh hebat !" kagumku. Manusia benar-benar makhluk yang egois. Meski begitu kami tak bisa membenci mereka. hei "dokter" jika kau sembuh dan pulang kembali. Kita ngobrol santai dibawah sinar matahari yang lembut ini ,ya.
a many little think called love
give a love = get a love
Jumat, 20 April 2012
Minggu, 15 April 2012
" seperti orang bodoh ! "
Saat melangkah dan angin berhembus, dingin menusuk yang kian mendalam. Namun dingin itu tak sesakit ini, sesakit dimana kesendirian menanti. Hanya menatap jam yang terpasang di pergelangan dan menatap langit yang kian mendung. Ya, hujan akan turun membasahi bumi. Masih menunggu datangnya hati yang kian membaik, tak apa hujan membasahiku, tak apa walau apipun tak apa.
Sesak rasanya menunggu dalam kesendirian, hanya bisa menghela nafas panjang dan merunduk dan kembali melihat jam yang terpasang di pergelangan tangan. Membayangkan sesosok manusia datang dihadapanku dengan segenggam mawar ditanganya dan mengucapkan maaf akan keterlambatanya, kurasa itu mustahil.
Tak semakin membaik perasaanku kini, apa ini ? kenapa begini ?apa yang salah denganku ? sikapku ? ataukah perkataanku ? entahlah. setelah kutatap langit yang kini hujan serasa menangis untukku, membasahi pipiku, dan aku tahu langit kini mewakili perasaanku saat ini. Semakin gelap hari semakin dingin begitu juga semakin gelap perasaanku semakin dingin hatiku, membeku.
Kini aku berusaha melangkahkan kakiku, beku namun ku kuatkan, rapuh namun ku topangkan. Sesak dan sakit saat menatap kursi yang akan ku tinggalkan, terfikir sejenak, bagaimana jika ia datang dan ia menunggu ? bagaimana jika ia tak datang apakah aku yang akan kembali menunggu ?. tersentak kaki ini kaku tak dapat melangkah. Ku langkahkan kaki ini kembali menuju kursi itu dan kembali menunggu.
"aku akan tetap menunggumu walau itu sesakit apapun asal kau tak menderita seperti hatiku "
Kugosokan kedua telapak tanganku yang kian mendingin, memasukanya kedalam sakuku yang hangat. 10 menit, 30 menit, 1 jam, 2 jam, 3 jam telah berlalu. Kau belum datang menghampiriku, ribuan kali ku tatap jamku yang kini berembun dan ribuan kali ku hembuskan nafas panjangku ini. apakah kau tahu ?
Apakah kau tahu betapa indahnya tempat ini ? namun apakah kau tahu seburuk apa sekrang aku ini ?. menunggumu layaknya orang bodoh. Mengharapkan sesuatu seperti sudah gila, apakah kau tahu itu ?. Aku kembali menatap jalan yang basah dari kejauhan, lampu - lampu jalan yang kuning membuatku semakin sedih.
Layaknya lukisan indah biasan air hujan memantulakan cahaya lampu jalan, entah sampai kapan aku harus menunggu jalan yang panjang ini. Terus meratapi nasib yang kian menyedihkan, akan kah kau datang ? jadi bayangmu pun tak apa, sebegitu menyedihkanya kah aku ? sebegitu bodohnya kah aku ?.
Ku lihat bayang dirimu dari kejauhan, apakah ini mimpi ? dengan jas yang basah kau berlari menghampiriku, apakah kau benar- benar menghampiriku dan menghawatirkanku ?, jantungku berdegup semakin cepat setelah menatapnya yang dengan tergesa-gesa berlari kearah ku. Dengan serentak aku berdiri dari duduku, namun apakah ia tahu ? apakah semua perkiraanku ia tahu ?. ia hanya melewatiku tanpa menghampiriku.
Seseorang yang kutunggu selama ini tak sedikitpun menyadari bahwa aku tlah menunggunya, bahwa aku telah menanti begitu lama. Kini hati yang ku jaga semakin hancur saat kulihat dengan mata kepalaku sendiri bahwa hatinya bukanlah milikku, ia datang dan bahagia dengan orang lain dan itu bukan aku. Ku hanya bisa menatapnya dari kejauhan layaknya mengejar kupu-kupu yang sedang terbang, begitu bodoh.
Meringis hati ini, saat aku tahu bahwa luka ini terlalu dalam dan terlalu perih untuk terobati, atau mungkin tidak dapat menemukan obatnya. Tumpah begitu banyak air dari mata ini, sesak hati ini untuk berkata bahwa seharusnya kunyatakan perasaanku atau bahkan ku menahannya berlalu layaknya angin lalu dihadapanku.
Tak satupun kata yang mampu mengungkapkan perasaanku, tak satupun air mata ini sesungguhnya untuk menangisinya, namun hati ini begitu sakit tak lagi kufikirkan bagaimana tatapnya terhadap orang lain begitu bahagia, mengapa denganku tidak ?.
Aku yakin suatu hari nanti akan datang, datang dimana air mata ini takkan jatuh lagi karna akan ada yang menghapusnya. suatu hari nanti ada yang mengenggam tanganku disaat gelisah dan takut selain mama dan papa. suatu hari nanti ada yang meminjamkan pundaknya untukku bersandar membagi luka yang ada. Suatu hari nanti aku yakin biarkan kini aku membuang cinta yang luka saat ini.
Minggu, 25 Maret 2012
something you can erase..
A many loves that you can got..when you belived that you can secrefice of life..A many rainbows that you can see when you didn't cried again..A many feels that you can touch when you will be opening your heart..
A little things that you cann't hear that you wouldn't hear anyone else.. A little things that you cann't say when you dont let anybody speak to you.. A Little things that you cann't see when you didn't gave a choice anybody to look at you..
You have an freedom of choice, you have an occasion of your live when you want it.. you who have a beutiful destiny when you have a good choice.. and you who have a down on luck when you wrong maybe..
and how many times i used when .. you can smile when you feels happy and you can cry when you fell something bad.. dont hide of your feels.. dont run away from your reality.. just belived that you'll be alright ..
Sabtu, 24 Maret 2012
that because you didn't love me, i didn't care anymore ?
I'm sad because I can only look, because I cannot touch
You stand right before me and I'm always behind you
I'm always standing in the shadow, crying with my shadowed face
I can't even ask you to turn around
Again I am crying
Even when tomorrow comes, I love you
I love you more than yesterday
Without being able to express what's in my heart
Again today, I love you
I don't want to be behind you
I always want to be next to you
I want that day to come
That is why I live
Even when I see you I miss you
Even when we're together I'm lonely
I don't see an end to this one-sided love
Although it's hard and although it's upsetting
Even when tomorrow comes, I love you
I love you more than yesterday
Without being able to express what's in my heart
Again today, I love you
That person, the fool, who doesn't even know my heart
That person, right in front of me
Yes, that person is you
Even when I see you I miss you
Even when we're together I'm lonely
I don't see an end to this one-sided love
Although it's hard and although it's upsetting
Even when tomorrow comes, I love you
I love you more than yesterday
Without being able to express what's in my heart
Again today, I love you
"baek ji young _ i love you too"
Jumat, 23 Maret 2012
One side love
Pernahkah dirimu merasakan apa yang dirasakan orang lain ?
mencintai namun tak didengar..
mencintai namun tak disadari...
seperti orang bodoh, hanya bisa melihat drinya menangis dan dirimupun menangis...
seperti orang bodoh hanya bisa melihat dirinya tertawa dan dirimupun tertawa...
tersiksa namun ia tak melihatnya..
memanggil namanya namun tak didengarnya...
dirinya hanya satu-satunya dihatimu namun ia tak mengetahuinya...
ketika ia terluka karena cinta orang lain maka ia mendatangimu dan menangis karenya...
hari ini hingga seterusnya dirimu tetap memanggilnya ribuan kali namun tetap saja ia tak mengetahuinya...
berharap selangkah saja lebih dekat..
namun perasaan ini sungguh pahit..
karana mungkin dirimu merasa bersalah padanya karna kau hanya mengenal dirinya..
dan dirimu tidak berarti baginya...
dan dirimu tetap menunggunya....
aku pernah merasakan itu....
M SIGNAL-YOU DON'T KNOW
I met you, loved you and hurt by that love
Just looking at you without being beside you, I’m a fool.
When you cried, I cried. When you smiled, I smiled.
Like a child, just following you whatever you do, I’m a fool.
I love you but you can’t hear it
I love you but you don’t know it
I shed teardrops in my heart but you don’t see it
I call out your name but you can’t hear it.
You are the only one for me but you don’t know it.
My love is blind, my love is poignant, and I can’t do that.
Just turn around and I’m right here behind you.
When you’re tired of someone else’s love, hurt by someone else’s love
Just turn around once.
I love you but you can’t hear it
I love you but you don’t know it
I shed teardrops in my heart but you don’t see it
I call out your name but you can’t hear it.
You are the only one but you don’t know it.
My love is blind, my love is poignant, and I can’t do that.
Today I call you a thousand times..
Even though you can’t hear it.
I love you so, please look at me
I love you so, please come to me
Please come one step closer, I will wait for you.
I’m sorry because I only know you
I’m nothing without you.
Because of this bitter love, I call for you.
You don’t know…
ketika berharap sesuatu terjadi..
air mata inipun akan tetap meleleh layaknya lahar merapi..
dirimu merasakan suatu rasa yang amat pahit dan tersiksa..
mencintai seseorang mengapa begitu menyedihkan..
mencintai seseorang mengapa begitu menyakitkan..
berharap hanya dirinya bisa melihatmu lebih namun ia tak mengerti..
mengerti bagaimana perasaanmu selama ini..
mengerti betapa lelahnya dirimu menunggunya...
dirimu merindukanya sangat merindukanya..
tak apa walau itu menyakitimu.. menangis karna cinta yang lain..
tak apa walau itu menyiksamu.. melihatnya dipelukan yang lain,,
seperti orang bodoh yang rela melepaskanya pergi namun hati terus menangis..
seperti orang bodoh melihatnya namun ia tak disampingmu..
ingin menggapainya namun ia tlah pergi melangkah lebih jauh,,
kini dirimu mengerti bahwa dirimu tak berarti baginya..
dirimu tak berharga baginya, namun dengan luka kau hanya tersenyum mengucapkan "aku tidak apa-apa"
dan ia percaya hal itu..
mngucapkan perasaanmu padanya..
hanya membuatnya semakin bertambah parah..
berharap bisa melupakanya namun ia selalu datang menghampirimu..
dimimpimu maupun nyatamu yakni hidupmu..
perasaan frustasi ini meninggal begitu dalam luka yang takkan ia mengerti..
apa yang akan ia rasakan jika dirimu tahu bahwa ia mengerti ?
mengerti apa yang kau rasakan selam ini ?
apakah dirimu tetap hanya menggeleng mengatakan padanya bahwa dirimu baik-baik saja ?
ataukah dirimu membiarkan ia merasa bersalah ?
jikalau aku..
aku akan tetap mengatakan bahwa aku baik-baik saja ..
asalkan ia bahagia.....
Selasa, 28 Februari 2012
"Tersenyumlah"
Masa lalu adalah pelajaran dimana kita mampu untuk melangkah ke masa depan. Bukan berarti masa lalu adalah hal yang tak harus diingat baik itu pahit maupun manis semua sama saja. Kehidupan akan terus berputar seiringnya perjalanan waktu. Umur akan selalu berkurang seiring berjalanya detik-detik kematian. Pepatah mengataka kita tak mampu mundur kebelakang yang ada hanyalah mengingat dan memperbaiki apa yang salah di masa lampau.
Semakin berkembangnya teknologi, juga semakin berkembangnya otak manusia. Tak ada lagi manusia yang gap-tek (gagap teknologi) di era ini. Sejak lahir bayi-bayi sudah memakan teknologi dari segi cara mereka berjalan maupun berbicara, bahkan zaman ini bayi-bayipun sudah mampu menggunakan laptop maupun handphone. Bagaimana nasib kedua orang tua kita ? bagaimana nasib kakek dan nenek kita ?. Tak banyak dari anak remaja yang jengkel akan ke "gap_tek"an orang tuanya, bahkan mereka lebih memilih mengeraskan volume radio di kamarnya ketika salah satu orang tua mereka menerima telfon dengan telfon genggam.
Semakin berkembangnya kehidupan saat ini namun tidak dengan sebuah perasaan, perasaan tak pernah berkembang dan perasaan selalu berputar. Sedih, senang, suka maupun duka, harapan maupun berharap, mencintai ataupun dicintai, membenci dan menyukai. Tak lihatkah era ini semakin berkembang pesatnya teknologi, baik dari segi komunikasi ataupun teknologi elektronik, moral serta perasaan tak lagi menjadi patokan yang kompeten untuk kehidupan. Dari segi apa seseorang yang hidup makmur selalu bahagia ?.Tidak, tidak semua yang berkehidupan makmur dan berteknologi canggih berkecukupan bahkan berlebihan tak selalu bahagia, itulah perasaan.
Semakin jauh kita melangkah akan hal yang menyakitkan, semakin jauh kita melangkah akan hal-hal yang membahagiakan. Semua tak berkembang seperti apa yang diharapkan, namun semuanya adalah keputusan kita sendiri untuk memilih apa yang akan dirasakan dan semua bukan salah siapa-siapa. Semakin seseorang bercermin maka ia akan menemukan dimana dan apa yang dirasakan. Diatas sebuah bukit, kini diperhatiakan tumbuh sebuah pohon rindang, namun adakah air akan menggusurnya turun ?. Tidak, semua hanya ilusi bagi sebatang pohon yang sudah tua itu. akan tetapi begitu pulalah manusia mengatakan bahwa perasaan itu berkembang,. Namun mereka akan mengerti seiring berjalanya waktu yang amat teramat sangat panjang.
bisa bayangkan betapa puasnya kita berlari mengejar ombak dengan tertawa riang mengeluarkan semua apa yang dirasakan, penat kesal dan marah namun bisa juga bahagia karena bisa melampiaskan semua itu. Dengar alunan gitar karena sesuai era teknologi bagaikan di paradise duniawi, mungkin sedikit menghempaskan lelah dan penat selama perajalanan kehidupan. Di tahap ini semuanya akan merasakan bagaimana indahnya perasaan itu. saat tersenyum dikala kesedihan akan merajalela dunia, tak ada kata satupun untuk mengasihani diri sendiri karena ketidak mampuan. Maka dari itu, tersenyumlah selama kau mampu , selama kau bisa untuk tersenyum menghapus semua luka. Untuk apa bersedih dan untuk apa mengis selama hati dan bibir mampu untuk tersenyum.
sesuai perkembangan teknologi dan perkembangan otak, tak hanya mono-perasaan yang harus dirasakan kita bisa mencampuskanya dengan berbagai perasaan selama kita mampu tuk bertahan untuk apa mengis jikalau ingin mengasihani diri sendir mengapa tak tersenyum ? untuk apa tertawa jika kau merasakan sebuah kebahagiaan yang sangat teramat dalam mengapa tak menangis saja ?. akan tetapi sebenarnya menagis juga diperlukan sebagai sensitifitas perasaan kita, sejauh mana kau menanam perasaan pada dirimu atau terhadap orang lain, maka sejauh mana kau mampu untuk bertahan jikalau kau mampu untuk menanamnya itu semua adalah hal yang mutlak.
Tertawa, menangis, tersenyum, marah, sedih, menderita, terluka . Terheran mengapa semua orang didunia ini senang sekali atas penderitaan orang-orang yang ada disekelilingnya, dan membuat semua itu menjadi bahan olokkan. Apakah tak ada yang menyadari perasaan seseorang itu, mungkin ia tersenyum karena terluka betapa kuatnya ia,. namun satu hal yang harus di ketahui. jaiak seseorang terluka maka " maaf atau terima kasih" lah obatnya :)
Semakin berkembangnya teknologi, juga semakin berkembangnya otak manusia. Tak ada lagi manusia yang gap-tek (gagap teknologi) di era ini. Sejak lahir bayi-bayi sudah memakan teknologi dari segi cara mereka berjalan maupun berbicara, bahkan zaman ini bayi-bayipun sudah mampu menggunakan laptop maupun handphone. Bagaimana nasib kedua orang tua kita ? bagaimana nasib kakek dan nenek kita ?. Tak banyak dari anak remaja yang jengkel akan ke "gap_tek"an orang tuanya, bahkan mereka lebih memilih mengeraskan volume radio di kamarnya ketika salah satu orang tua mereka menerima telfon dengan telfon genggam.
Semakin berkembangnya kehidupan saat ini namun tidak dengan sebuah perasaan, perasaan tak pernah berkembang dan perasaan selalu berputar. Sedih, senang, suka maupun duka, harapan maupun berharap, mencintai ataupun dicintai, membenci dan menyukai. Tak lihatkah era ini semakin berkembang pesatnya teknologi, baik dari segi komunikasi ataupun teknologi elektronik, moral serta perasaan tak lagi menjadi patokan yang kompeten untuk kehidupan. Dari segi apa seseorang yang hidup makmur selalu bahagia ?.Tidak, tidak semua yang berkehidupan makmur dan berteknologi canggih berkecukupan bahkan berlebihan tak selalu bahagia, itulah perasaan.
Semakin jauh kita melangkah akan hal yang menyakitkan, semakin jauh kita melangkah akan hal-hal yang membahagiakan. Semua tak berkembang seperti apa yang diharapkan, namun semuanya adalah keputusan kita sendiri untuk memilih apa yang akan dirasakan dan semua bukan salah siapa-siapa. Semakin seseorang bercermin maka ia akan menemukan dimana dan apa yang dirasakan. Diatas sebuah bukit, kini diperhatiakan tumbuh sebuah pohon rindang, namun adakah air akan menggusurnya turun ?. Tidak, semua hanya ilusi bagi sebatang pohon yang sudah tua itu. akan tetapi begitu pulalah manusia mengatakan bahwa perasaan itu berkembang,. Namun mereka akan mengerti seiring berjalanya waktu yang amat teramat sangat panjang.
bisa bayangkan betapa puasnya kita berlari mengejar ombak dengan tertawa riang mengeluarkan semua apa yang dirasakan, penat kesal dan marah namun bisa juga bahagia karena bisa melampiaskan semua itu. Dengar alunan gitar karena sesuai era teknologi bagaikan di paradise duniawi, mungkin sedikit menghempaskan lelah dan penat selama perajalanan kehidupan. Di tahap ini semuanya akan merasakan bagaimana indahnya perasaan itu. saat tersenyum dikala kesedihan akan merajalela dunia, tak ada kata satupun untuk mengasihani diri sendiri karena ketidak mampuan. Maka dari itu, tersenyumlah selama kau mampu , selama kau bisa untuk tersenyum menghapus semua luka. Untuk apa bersedih dan untuk apa mengis selama hati dan bibir mampu untuk tersenyum.
sesuai perkembangan teknologi dan perkembangan otak, tak hanya mono-perasaan yang harus dirasakan kita bisa mencampuskanya dengan berbagai perasaan selama kita mampu tuk bertahan untuk apa mengis jikalau ingin mengasihani diri sendir mengapa tak tersenyum ? untuk apa tertawa jika kau merasakan sebuah kebahagiaan yang sangat teramat dalam mengapa tak menangis saja ?. akan tetapi sebenarnya menagis juga diperlukan sebagai sensitifitas perasaan kita, sejauh mana kau menanam perasaan pada dirimu atau terhadap orang lain, maka sejauh mana kau mampu untuk bertahan jikalau kau mampu untuk menanamnya itu semua adalah hal yang mutlak.
" selama anda mampu mengapa tak lakukan hal yang bisa membuat orang lain bahagia tanpa mengorbankan apapun ? selama anda kuat mengapa tak melakukan sesuatu yang tanpa menyakiti siapapun ? ataukah semuanya hanya diam dengan hilangnya sesuai perkembangan zaman ? "
Tertawa, menangis, tersenyum, marah, sedih, menderita, terluka . Terheran mengapa semua orang didunia ini senang sekali atas penderitaan orang-orang yang ada disekelilingnya, dan membuat semua itu menjadi bahan olokkan. Apakah tak ada yang menyadari perasaan seseorang itu, mungkin ia tersenyum karena terluka betapa kuatnya ia,. namun satu hal yang harus di ketahui. jaiak seseorang terluka maka " maaf atau terima kasih" lah obatnya :)
Sabtu, 28 Januari 2012
adakah ? atau tidakkah ?
terkadang..
aku termenung sendiri menatap tenggelamnya matahari..
hari semakin sore, entah apa yang aku fikirkan..
bermimpipun tidak, malampun belum terjadi..
akhir-akhir ini kondisi tubuhku semakin memburuk..
entah apa yang aku fikirkan.
semua tempat yang ku pijakkan menjadi bergoyang..
membuatku muak !
akupun tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi..
hanya ini yang mampu aku lakukan..
menangis...
Tuhan..
adakah yang bisa menolongku ?
aku tak butuh seseorang yang tampan maupun kaya..
aku hanya ingin sembuh dari trauma ini...
membuat hati ini kembali berdegup cepat saat memikirkanya..
membuatku selalu teringat kepad-Mu..
tak lagi menangis saat tak ada disampingnya..
tak lagi selalu khaawatir akan kehilanganya..
adakah ?
Tuhan..
mungkin selama ini aku selalu salah..
sehingga selalu saja terluka..
apakah benar ?
kondisiku semakin memburuk..
air mata ini hampir saja kering...
namun kenapa luka ini tak pernah kering ataupun sembuuh ????
kapan aku bisa bangkit dari kegelapan ini ?
selalu takut akan cinta..
takut melukai karna tahu bagaimana rasanya..
takut mengkhawatirkan karna aku tahu rasanya..
takut menunggu karna aku tahu bagaimana rasanya...
sakit...
aku tak butuh seseorang yang bermulut manis,,
namun, aku berharap seseorang yang bisa menenangkanku..
aku tak butuh seseorang yang kaya,,
namun aku berharap dia cukup untuk menghidupi aku dan masa depan kami..
aku tak berharap seseorang yang tampan,,
namun aku berharap sikapnyalah yang mencerminkan ketampanannya..
aku tak butuh seseorang yang mencintaiku..
namun aku berharap aku bahagia bersamanya..
adakah yang bisa menolongku ?
aku termenung sendiri menatap tenggelamnya matahari..
hari semakin sore, entah apa yang aku fikirkan..
bermimpipun tidak, malampun belum terjadi..
akhir-akhir ini kondisi tubuhku semakin memburuk..
entah apa yang aku fikirkan.
semua tempat yang ku pijakkan menjadi bergoyang..
membuatku muak !
akupun tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi..
hanya ini yang mampu aku lakukan..
menangis...
Tuhan..
adakah yang bisa menolongku ?
aku tak butuh seseorang yang tampan maupun kaya..
aku hanya ingin sembuh dari trauma ini...
membuat hati ini kembali berdegup cepat saat memikirkanya..
membuatku selalu teringat kepad-Mu..
tak lagi menangis saat tak ada disampingnya..
tak lagi selalu khaawatir akan kehilanganya..
adakah ?
Tuhan..
mungkin selama ini aku selalu salah..
sehingga selalu saja terluka..
apakah benar ?
kondisiku semakin memburuk..
air mata ini hampir saja kering...
namun kenapa luka ini tak pernah kering ataupun sembuuh ????
kapan aku bisa bangkit dari kegelapan ini ?
selalu takut akan cinta..
takut melukai karna tahu bagaimana rasanya..
takut mengkhawatirkan karna aku tahu rasanya..
takut menunggu karna aku tahu bagaimana rasanya...
sakit...
aku tak butuh seseorang yang bermulut manis,,
namun, aku berharap seseorang yang bisa menenangkanku..
aku tak butuh seseorang yang kaya,,
namun aku berharap dia cukup untuk menghidupi aku dan masa depan kami..
aku tak berharap seseorang yang tampan,,
namun aku berharap sikapnyalah yang mencerminkan ketampanannya..
aku tak butuh seseorang yang mencintaiku..
namun aku berharap aku bahagia bersamanya..
adakah yang bisa menolongku ?
Langganan:
Postingan (Atom)





.jpg)
